close

Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) Desa Temu, Menyertakan Pilihan Bazar “BUMDes “Berjalan Amanah

Sidoarjo, putrapena.com – Pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Pemerintah Desa (PEMDes) Temu Kec. Prambon Sidoarjo Jawa Timur, dengan kuota per Kepalah Keluarga (KK) sebanyak 90 warga desa dengan berkebutuhan khusus (Tak mampu) Sebesar Rp. 300.000,- selama tiga bulan/Triwulan.

Dengan total keseluruhan penyerahan nominal Rp.900.000,- dan juga di berikan pemilihan pembelanjaan dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kamis Tgl. 29/09/2022.

Pasalnya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini telah menyematkan bahan pokok komplit satu paket bahan dapur sehari-hari hanya dengan cukup terjangkau yakni seharga Rp. 200.000,- warga sudah bisa menikmati Beras Sembako Khualitas bagus 15kg, Gula pasir 1kg, minyak goreng 1liter, dan mie instant 3 bungkus.

Pihaknya kepalah desa temu petty Fitri Anna memberikan kebebasan untuk membeli paket komplit sembako dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ataupun tidak membeli sekaligus, karena masyarakatlah yang bisa menentukan dan sekaligus tahu akan kebutuhan mereka masing-masing.

“Pemerintah Desa (PEMDes) Temu ini kan punya Badan usaha sendiri seperti BUMDes kan mas ! Kenapa tidak sekalian di fungsikan sebagai usaha dan menarik para warga dengan paket komplit sembako, tapi dengan catatan kita sebagai pihak desa tidak memaksa suatu hak mereka untuk membelinya, karena dasaran kita tidak mengetahui kebutuhan keseluruan para warga saya, apalagi mewajibkan membeli.” Cetusnya petty fitri anna.

Sementara itu warga masyarakat desa Temu imron (47)thn ini memberikan penjelasanya kepada awak media terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT),” iya saya fikir ini wajib potongan Rp.200.000,- untuk mendaptkan sembako, seperti desa sebrang itu sama-sama di kecamatan Prambon. Ternyata seperti dagang bazar saja beli atau tidak itu bukan wajib dan saya legah mendengarnya.” Paparnya sambil menungu namanya di panggil.

Terhinpun dari lapangan yang di ketemukan dengan terkaitnya masalah bantuan untuk menunjang masyarakat yang di desa agar tepat dan bukan menjadikan suatu ajang usaha untuk meraup ke untungan pribadi. Banyak kepala desa tidak tahunya akan bantuan yang bersifat wajib atau tidaknya menjadi peruntukan lain, kepala desa petty fitri anna termasuk kepala desa priode baru ini terbilang tepat dengan kebutuhan masyarakat berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD). (ST)

Leave a Response