close

Warga Desa Kepuhpandak Berteman Dengan Bau Busuk, Di Duga Limbah Kotoran Hewan Babi

Mojokerto, Putrapena.com – Warga masyarakat desa Kepuhpandak Kec. Kutorejo mojokerto Jawa timur ini, setiap harinya harus berhadapan melawan bau yang tak sedap atau menyengat (Busuk) dengan adanya kotoran babi yang sengajah di buang dekat permukiman warga.

Tempat pembuangan kotoran hewan babi tersebut berada di bekas galian C yang tak jauh dari permukimam warga. Sabtu Tgl 19/11/2022

Disinyalir menurut informasi dari salah satu sumber warga desa Karangdieng yang tak jauh dari lokasi kotoran DL (36) Menjelaskan kepada awak media Putrapena.com.

“Betul sekali mas dengan adanya bau kotoran babi itu kami bukan lagi merasa terganggu melainkan setiap kali mau makan pasti ingin muntah dan nafsu makan kita juga berkurang, di sebelah kampung kita ini kan ada TPST Dari Dinas Kabupaten Mojokerto ? Tapi kami tidak merasakan terganggu karena dari pihak TPST sudah bilang ke kami, kalau Sekali ada pasokan sampah datang langsung terkondisi atau di berikan zat anti bau sehinggah kami tidak merasa terganggu,” Cetusnya

Pihaknya masyarakat yang terdampak oleh bau yang menyengat ini menambahkan,” bahwa tidak adanya keberanian untuk melawan atau melaporkan ke Pemerintah Desa (PEMDes) yang bersangkutan tersebut.

Pasalnya dari penyusuran sesuai arahan masyarakat desa Reporter lapangan (wartawan) beranjak ke lokasi pembuangan Limbah babi tersebut, Dan semua dari informasi para warga tidak bualan belaka. Bahkan kami awak media sempat ingin muntah lantaran tidak kuat dengan bau yang begitu menyengat, akhirnya kita putuskan untuk menjau dari lokasi tersebut.

Tambahnya DM (47)Thn warga desa karangdieng yang terdampak memberikan informasi pemilik peternakan babi pembuat ulah.

“Nama pemiliknya mas ! (Wartawan) kalau tidak salah bernama “DALIL warga Dsn Grogol Desa kepuhpandak Mojokerto” seperti yang mas (media) lihat di lapangan tadi ! Kita belum sampai dari lokasi aja sudah di sambut satu ratusan juta belatung”, paparnya sambil tertawa tipis.

Sampai pemberitaan ini di terbitkan oleh media online dan koran cetak putrapena.com, belum adanya konfirmasi dari pihak Pemerintahan Desa (PEMDes) yang bersangkutan yakni Kepuhpandak dan desa Karangdieng yang terdampak karena bersebelahan, untuk memintai keterangannya maupun dari pihak pemilik peternakan. Ulasnya (Team/Red) Bersambung

Tags : Berteman Bau BusukMojokerto

Leave a Response