close

Ruwah Dusun Selama 2 Hari di Desa Lambangan

MPP SIDOARJO | Memasuki masa new normal setelah pandemi covid 19 melanda negeri,membuat warga desa Lambangan,Wonoayu semakin antusias melaksanakan acara ruwah desa.Karena di tahun sebelumnya,acara sakral ini hanya bisa di lakukan pada siang hari saja,Bahkan tahun 2020 ritual ruwah desa di tiadakan.

Mulyono S.H,kades Lambangan mengatakan acara ini terlaksana berkat dukungan dan partisipasi warga dalam bersih dusun atau sedekah bumi.

Di malam pertama,utuk tiap dusun,yaitu Lambangan dan Kemulan,kita adakan istiqosah,tahlilan dan doa bersama untuk mendoakan para leluhur,pendahulu dan para pemerintahan desa yang telah mendahului kita.Selanjutnya di hari kedua,pagelaran wayang kulit mulai pagi hari dengan dalang Ki Suwedi dari Balongbendo,Sidoarjo.

Untuk tumpengan tidak ada paksaan,warga sudah biasa dan ngerti apa yang harus di bawah saat acara ruwah dusun.Kenapa ruwah desa?karena ritual ini di lakukan di setiap dusun,tidak seperti wilayah lain yang terpusat di satu tempat.

Pemerintahan desa Lambangan mengucapkan banyak terima kasih kepada semua warga atas partisipasi dan kepercayaan.Begitu juga dengan para penitia yang bisa menjaga amanah dari warga sehingga acara ini berjalan lancar dan sukses,ujar Mulyono.

”Semoga kedepannya,semua warga sehat,jauh dari malapetaka,hidup damai,aman,tentram dan sejahtera”,harap kades yang juga pengusaha ini. (Pakdhe Ton)

Tags : Ruwah DesoSidoarjo

Leave a Response