close

REEI MOJOKERTO ADAKAN PELATIHAN PERTANIAN ORGANIK TERPADU

MPP Mojokerto | Menggalakkan pertanian serta menjadikan bertani sebuah profesi yang dilirik oleh anak muda merupakan gerakan yang seiring dengan Indonesia menuju ketahanan pangan. Tidak cuma itu, tren hidup selaras dengan alam dan gaya hidup berkelanjutan semakin marak dikampanyekan di Indonesia. Dengan beragam latar belakang di atas maka tidak heran jika budidaya tanaman organik menjadi salah satu primadona yang semakin diminati.

Budidaya tanaman organik menjadi sebuah peluang yang terbuka lebar bagi Anda yang berminat menggeluti karir dan usaha di bidang pertanian dan perkebunan. Prospek bisnis bertani organik di tengah ikut meningkat sejalan dengan kesadaran hidup sehat yang meningkat juga, terutama untuk pasar dari kalangan menengah ke atas.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali dengan keahlian bertani organik di lahan sempit, atau lahan yang luas, mulai dari keterampilan membuat media tanam, persemaian, merencanakan penanaman di lahan , perawatan tanaman di lahan , serta teknik panen dan pasca panen, hingga menghitung harga pokok produksi.

Relawan Eco Enzyme Indonesia yang ada di kabupaten Kota Mojokerto menyelenggarakan Pelatihaan Pertanian Terpadu yang dilaksanakan di Rumah Dinas Wakil Bupati Mojokerto ( 24 juli 2023) dengan menghadirkan H.M . SURYA YUSUF. SE. SM selaku Narasumber dan pegiat lingkungan hidup serta selaku Ketua Yayasan Budaya Hijau Indonesia dan Founder Relawan Eco Enzyme Indonesia.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Danial Kaban selaku Ketua Relawan Eco Enzyme Indonesia ( REEI NASIONAL) yang juga selaku NARASUMBER ini di ikuti 110 peserta pelatihan yang mayoritas pelaku pertanian , peternakan , petani hortikultura serta petani lainnya.
Dalam sambutannya Ketua REEI NASIONAL mengajak masyarakat Mojokerto untuk kembali menggunakan bahan organik dalam perlakuan dikesehariannya dikarnakan akan lebih sehat yang otomatis berdampak lebih sehat pada bumi pertiwi ini, baik itu untuk pertanian, peternakan atau untuk kesehatan atau kecantikan.
” semua bisa dilakukan dengan bahan organik, mari bersama kita selamatkan bumi dari radikal bahan kimia yang sangat merusak bumi ” ucap Danial Kaban dalam sambutannya.

Sementara itu dalam acara ceremonialnya juga dibagikan bibit pohon buah produktif ( durian) kepada semua peserta pelatihan dari Dinas Kehutanan Nganjuk dengan ketentuan satu peserta mendapatkan satu bibit pohon durian produktif untuk turut menunjang program pemerintah dalam Ketahanan Pangan.

Sementara itu Sri Kuswati selaku Ketua Relawan Eco Enzyme Indonesia yang berada di Kabupaten/Kota Mojokerto ( REEI MOJOKERTO) menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut membantu kelancaran kegiatan pelatihan ini khususnya Kepala Dinas Kehutanan Nganjuk yang telah
turut bersinergi dalam kegiatan ini, serta semua pihak yang tidak kami sebutkan satu persatu .

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta mampu mengaplikasikan bertanam organik skala rumah tangga dengan menggunakan lahan sempit di pekarangan rumah mulai dari pembuatan media tanam, media semai, merencanakan penanaman di lahan , perawatan tanaman di lahan , serta teknik panen dan pasca panen.

Timboel

Tags : MojokertoREEI MOJOKERTO ADAKAN PELATIHAN PERTANIAN ORGANIK TERPADU

Leave a Response