close

Bekasi

Mudik Lokal Aglomerasi Warga Bekasi Tak Wajib Pakai SIKM

MPP BEKASI |  Kebijakan pemerintah terkait larangan mudik lebaran 1442 hijriyah tahun 2021 yang diberlakukan sejak 6 – 17 Mei 2021 menuai pro dan kontra dari masyarakat lantaran tidak bisa pulang ke kampong halaman. Namun disisi lain Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memberikan kelonggaran untuk mudik aglomerasi atau mudik local.

Untuk warga yang hendak melakukan mudik lokal, tidak diharuskan menunjukkan surat izin keluar masuk (SIKM). Untuk Kota Bekasi sendiri masuk dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek.

“Untuk wilayah aglomerasi Jabodetabek tidak harus memakai Surat Izin Keluar Masuk Dinas Perhubungan Kota Bekasi,” kata Enung Nurcholis Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi

Menurutnya, hingga hari ketiga pemberlakuan pelarangan mudik, Dishub Kota Bekasi bersama TNI dan Polri, melakukan Operasi Ketupat Jaya 2021 di tujuh titik penyekatan.

“Operasi ini mengedepankan pendekatan humanis kepada warga untuk tidak melakukan aktivitas mudik,” papar Enung.

Sementara Pelarangan bagi para pemudik berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat, terkecuali bagi yang memiliki beberapa kepentingan. Di antaranya perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga yang dibuktikan dengan membawa surat kematian, ibu hamil, melahirkan, dan pelayanan kesehatan darurat.

Syarat Dapat Izin

Dalam hal-hal tersebut, Dishub Kota Bekasi akan memberikan surat izin keluar dengan persyaratan sebagai berikut:

  1. Surat tugas dengan tanda tangan basah dan cap basah berlaku untuk perjalanan dinas
  2. Surat pengantar dari ketua RT dan Ketua RW tempat tinggal, serta mendapat legalisir dari kelurahan
  3. Surat pernyataan tanggung jawab mutlak bermaterai sesuai alasan kepentingan berpergian
  4. Surat keterangan hasil rapid test antigen/swab test (berlaku 1×24 jam) sebelum keberangkatan, yang dibuktikan dengan stempel basah.

Sebelumnya Pemkot Bekasi mengeluarkan Pedoman Izin Keluar bagi Warga Kota Bekasi sesuai Surat Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor: 551.1/Kep.228-Dishub/V/2021, dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi.

Kebijakan ini mengikuti intruksi pemerintah pusat yang telah resmi melarang kegiatan mudik Lebaran di semua wilayah, pada 6-17 Mei 2021. (dilansir dari liputan6)

read more