close

Pilkades Curang

Dirasasakan Panitia Berbuat Curang Incumbent Berniat Melapor

PRN MOJOKERTO – Indikasi konflik pasca pilkades, akhirnya terbukti. Kali ini, terjadi di Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Hasil yang tak memuaskan bagi salah satu kandidat membuatnya mengambil langkah.

Bambang Heri Sutoko, kades incumbent yang kalah dari rivalnya, Andik Wibowo, akan melaporkan panitia pilkades kepada bupati dan polisi. Ia menilai, panitia tidak netral saat menjalankan tugasnya. Hasil pilkades diketahui, Bambang Heri meraih 1.034 suara, sedangkan Andik Wibowo sebagai penantang, meraup 1.204 suara. ’’Panitia tidak netral,’’ ungkap Bambang.

Dikatakan dia, dugaan kecenderungan panitia terhadap salah satu calon terlihat saat salah satu panitia diduga melakukan bagi-bagi uang terhadap calon pemilih. Pembagian itu dilakukan malam hari jelang pencoblosan.

Dugaan ini bukan sekadar menebar isu kosong. Bambang menjelaskan, tudingan itu dibuktikan dengan rekaman video saat yang bersangkutan melakukan bagi-bagi uang. ’’Video itu akan kami buka saat di pengadilan nanti,’’ tuturnya.

Calon nomor 4 ini menambahkan, selain munculnya kecurangan berupa money politics, panitia juga dinilai melakukan kecurangan saat rekapitulasi berlangsung. Di desa ini, penghitungan hasil coblosan berlangsung hingga pukul 01.00 dinihari. Ia menceritakan, tudingan kecurangan terlihat saat perhitungan kotak kedua. Terjadi selisih antara daftar hadir pemilih dan DPT (daftar pemilih tetap). ’’Makanya, saya laporkan ke bupati dan polres atas peristiwa ini,’’ pungkas dia. (nt/*Liwa)

read more