Tanggapan Ketua Umum ILC Sekaligus Presiden Eksekutif LPKP2HI ,MOH HASAN.SH.MH Tentang Aksi Koboy yang dilakukan ANGGOTA POLRES SUMENEP

SUMENEP, Putrapena.com / Ketua Umum Indonesia Lanyala Center ( ILC ) MOH HASAN, Lewat rilisannya melalui via WA pada media PUTRAPENA, mengutuk keras atas tindakan institusi POLRES SUMENEP yang telah melakukan aksi Koboy terhadap warga Ganding yang di duga begal…padahal korban tidak pernah ada catatan kriminal ataupun bukan residivis sebagaimana keterangan resmi AKP.WIDIARTI kasubag humas polres Sumenep
Kami selaku masyarakat Sumenep sangat menyesalkan tindakan anggota polres Sumenep yg bertindak ala Koboy yang di pertontonkan di depan masyarakat umum dengan menembaki orang yang di duga begal sampai meninggal dunia, seharusnya sebagai petugas hanya melumpuhkan bukan untuk membunuh.
Coba masyarakat bisa amati bersama pada aksi Koboy dalam video yang viral ungkap Hasan yang juga sebagai presiden eksekutif LEMBAGA PENGAWAS KORUPSI DAN PEMANTAU PENEGAK HUKUM INDONESIA ( LPKP2HI) lebih jauh Hasan akan membentuk tim investigasi / pencari fakta ke lapangan untuk membuat lebih terang atas insiden tersebut. Propam Polda Jawa Timur wajib turun tangan terkait masalah terbunuhnya terduga begal yang dipertontonkan di depan umum . Dan kami masyarakat Sumenep mengecam tindakan barbar ini . Ayo viralkan biar Kapolri tahu persoalan ini ungkapnya,Senin,14/03/2022.
Hasan yang juga berprofesi sebagai Advokat: Menambahkan bahwa korban bukan se orang teroris,tapi menurut info korban Koboy itu adalah seorang yang punya kelainan jiwa atau stress…seharusnya petugas tidak perlu menembaki berkali kali cukup di lumpuhkan bukan untuk membunuh, dalam video korban sudah terkapar masih terus di berondong dg timah panas sehingga korban meninggal dunia, pungkasnya.
Dikutip dari pemberitaan media FORUM NUSANTARA, Selasa 15/03/2022 AKP. WIDIARTI kasubag Humas polres Sumenep mengatakan Bahwa, Anggota yang diduga menyalahi SOP sudah dilakukan pemeriksaan oleh PROPAM Polda Jatim, (AZN)




