Sidoarjo, Putrapena.com – dari dua desa Cangringturi dan Desa Simoketawang, melukruk menjadi satu di Desa Cangkringturi Kec. Prambon Sidoarjo Jawa timur, untuk mendapatkan suatu kejelasan.

Dihimpun dari salah satu pihak korban Kusrini dari desa Simoketawang Dsn. Jarakan RT.02/RW.01 Kec. Wonoayu Sidoarjo. Menjelaskan kepada awak media putrapena.com, Pada hari senin Tgl. 27/02/2023 pukul. 08.30 wib, Di rumahnya di duga tersangka atas nama Anita Fauziah dari Desa Cangkringturi juga.
“Saya ke sini rame-rame dengan pihak masing-masing korban selain saya sendiri perkiraan ada 50 warga, untuk mendapatkan kejelasan pasti mengenai uang kami, yang senilai kurang lebih Rp.156.000.000,- itu pun sudah di bawah oleh Anita (pihak tersangka) selama 4 tahun tidak ada kejelasannya,”ungkapnya
Masih kata Kusrini, menambahkan kalau pihaknya akan menindak lanjuti hal tersebut secara bersama-sama ke muka hukum.
“Karena kami di bilang masih kurang bersabar seperti apa lagi mas ?(wartawan), kita sudah di bohongi kurang kebih 4 tahun tanpa ada kepastian, malahan Anita (terduga) tidak mengakui kalau ia sudah membawa uang kami senilai ratusan juta atau masih saja menyangkal, yang dulu itu kita semua di janjikan keuntungan dari beberapa persen modal kita. Tapi sekarang kami hanya ingin di kembalikan modal kami saja, atau pokoknya.” Pungkasnya.
Pasalnya, Anita “duga’an penyelewengan” ini masih ber’asumsi tidak mau kenal ke berbagai warga lainnya, yang di bawah uangnya oleh sih anita tersebut.
“Saya tidak mau tau dan saya tidak kenal dengan kalian semua yang kesini, urusan saya itu dengan ibu kusrini.” Terangnya Anita
Di tempat yang sama, kusrini (Korban) serontak membantah dengan pernyataan, Anita (pihak terlapor).
“kalau sebelumnya sudah saya perkenalkan. Ke semuanya uang dari warga pemilik tabungan yang di bawah oleh sampeyan (Anita), kok malah sampeyan masih bisa menyangkalnya, bahkan warga, semua sudah tau kalau sampeyan (kamu) yang bawah uangnya. Saya tidak berani kalau tidak ada persetujuan dari masing-masing warga yang saya bawa uangnya dari tabungan.” Katanya Kusrini dengan lantang.(ris)
