Sidoarjo – putrapena.com Rehabilitasi gedung puskesmas pembantu Desa Pilang , Kecamatan Wonoayu tahun anggaran 2022, terkesan di paksakan. Pasalnya di gedung yang bersebelahan dengan Balai RW setempat tak terlihat aktifitas medis.

Di lapangan, rehab yang lebih tepatnya di sebut rumah dinas ini, seakan di kerjakan kurang maksimal. Tampak sebagian genting lama masih terpasang sebagai atap bangunan. Dibagian dalam pun, lebih miris lagi. Karena tidak adanya pergantian kusen pintu dan daun jendela, serta tidak adanya pengecatan dinding.
Sarana medis , seperti beberapa tempat tidur pasien berserakan di halaman balai RW, tak ayal, barang medis yang kondisinya masih bagus itu, setiap harinya harus terkena panas dan hujan. Padahal barang tersebut di beli dengan harga mahal dari uang rakyat.
Kalau tempat tidur atau barang lain milik puskesmas itu sudah tidak di pakai, lebih baik di masukkan lagi atau di rosokkan aja. Biar daerah sekitar terlihat bersih , ujar salah satu perangkat Desa.
Jidin, Sekdes Pilang membenarkan adanya proyek rehab gedung di Puskesmas. Dikatakannya sebelum dan sesudah pelaksanaan proyek tidak ada pemberitahuan ke pihak Pemdes .
”Jadi kita tidak tahu menahu dengan pelaksanaan proyek itu”,ujar Jidin,yang di amini kasun Rame. Pungkas ( P dhee ton )
