MPP KEDIRI – Mulutmu harimaumu, mungkin peribahasa ini yang tepat buat seorang Prawito pria yang mengaku berasal dari kota onde-onde Mojokerto ini, dengan mengaku masih saudaranya Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si. Kapolda Jawa Timur, Prawito menerima keuntungan 3 juta per bulan dari beberapa penambang pasir yang menggunakan ponton di desa Kaligedok.
Dengan sombongnya Prawito menggertak awak media putrapena.com saat komfirmasi di lokasi galian milik Sunarto di Kaligedok, dirinya mengingatkan kepada awak media agar tidak usah basa basi sebab galian yang ada di kawasan Kaligedok adalah sudah mendapatkan ijin dari saudaranya yang menjadi Kapolda Jawa Timur.
“Kalau saya mau lokasi ini saya datangkan Bego mas biar cepet dapat hasil, tapi ijinnya ribet jadi tidak kami datangkan, tapi kalau memakai ponton tidak masalah sebab ini hanya reklamasi tanah” ucap Prawito.
Pernyataan Prawito yang notabennya seorang ‘Blantik sapi’ atau jual beli sapi ini dibenarkan oleh Sunarto salah satu penambang dari 7 kawasan kekuasaan Prawito, Sunarto mengatakan saat dikomfirmasi di rumah calon istrinya menjelaskan bahwa dirinya dan rekan-rekan sesame penambang memang membayar uang keamanan sebesar 3 juta per diesel/ponton setiap bulannya kepada Prawito.
Sampai berita ini diturunkan tersiar kabar bahwa video rekaman wawancara awak media pena rakyat news dengan Prawito di lokasi galian pasir Kaligedok telah viral dan membuat geram pihak Kepolisian khususnya Polres Kediri. Apa langkah pihak Kepolisian selanjutnya ….? (Dedy.)
