KELEMAN (Peningkatan Produktifitas &. Ketahanan Pangan) Pelestarian Budaya “Wayang kulit” Desa Wonoayu

Sidoarjo, Putrapena.com – Adat cagar budaya Indonesia memang kerap di sebut sebagai peninggalan massa lalu termasuk gelaran wayang kulit ini, namun bukan sekedar itu saja yang di selengarakan oleh salah satu Pemerintah Desa Wonoayu Kec. Wonoayu Sidoarjo jawa timur.
Lantaran pentingnya mengenalkan dari semua adat, suku, ras, dan budaya Indonesia termasuk dari pertunjukan watang kulit sebagai simbol kesejahteraan masyarakat meski hanya gambaraan juga do’a maupun manfaat dari tontonan wayang kulit ini.
Lantaran dari semua masyarakat antusias menyambut pertunjukan wayang kulit yang di bawakan oleh Dalang Supriyadi. Di pendopoh kantor Desa Wonoayu.
Tak lupa juga acara tersebut di hadiri oleh Babinkantibmas dan babinsa wonoayu, termasuk LPMD, dan BPD. dari warga masyarakat bukan hanya dari desa wonoayu namun dari berbagai wilaya desa lainya.
Supriyadi Selaku kepala desa Wonoayu menyatakan kepada awak media putrapena.com, pada hari sabtu Tgl. 14/01/2023. Pukul 21.05 wib, di tempat yang sama kantor desa wonoyu mengatakan.
“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, dan antusias menyambut acara wayang kulit ini, sekaligus memperkenal atau menjadi sebuah mata pelajaran yang di luar dari sekolah para anak muda itu sendiri, pelestarian budaya termasuk wayang kulit ini jangan sampai menghilang atau di akui oleh Negara yang kurang bertanggung jawaa. Dan kita wahib banggah dengan banyaknya budaya, tak lupa saling gotong royong.” Pungkasnya.




