Dikomfirmasi Terkait ‘Pungutan’ LKS dan Lainnya Kepala SDN KALIMATI I ‘Cokot’ Oknum Wartawan JP

MPP SIDOARJO – Sungguh sangat disayangkan sikap dari seorang Kepala SDN Kalimati I Tarik Sidoarjo, dikomfirmasi wartawan terkait berbagai pungutan yang ada disekolah tempat dirinya bekerja malah hendak mengadukan ke oknum wartawan ternama JP karena dianggap semua media dibawah oknum JP dimaksud. Senin, 3/2/20.
Berawal dari pengaduan wali murid SDN Kalimati I sebut saja Wati (bukan nama sebenarnya, red) yang memiliki anak duduk dibangku kelas VI di SDN KALIMATI I Tarik, dirinya merasa keberatan dengan berbagai tarikan atau dengan bahasa lain seperti halnya pembayaran buku LKS yang mencapai Rp. 160.000,-, uang dana rekreasi, sumbangan untuk perbaikan gedung sekolah, seragam dan lain-lain mencapai ratusan ribu rupiah.
Masih dalam keterangan Wati, dirinya sangat keberatan dengan adanya berbagai pungutan itu mengingat ekonominya pas-pasan yang hanya buruh pabrik, namun Wati dan suaminya tidak dapat berbuat apa-apa.
Menanggapi hal ini Erna selaku Kepala SDN Kalimati 1 Tarik, membeberkan bahwa persoalan LKS itu wewenangnya K3S dan Erna meminta putrapena.com menanyakan kepada K3S tanpa memberikan petunjuk apa itu K3S dan dimana kantornya, sedangkan perihal lainnya terkait dana rekreasi, uang bantuan renovasi, seragam dan lain-lain, Erna mengatakan bahwa itu sudah menjadi putusan wali murid yang dihimpun dalam Komite sekolah.
Masih dalam seputar keterangan Erna selaku Kepala SDN Kalimati 1 Tarik, dirinya dan Dikin yang mengaku guru SDN Kalimati 1 Tarik, Dikin mengakui bahwa tarian dana 50 ribu memang dibuat renovasi gedung SDN Kalimati 1, dan Dikin juga memaksa kru putrapena.com menunjukkan siapa nara sumber dari wali murid, karena tidak diberikan oleh awak media, Erna bernada mengancam akan melaporkan hal ini ke saudaranya yang menjadi wartawan terkenal JP (inisial) yang katanya berkuasa di propinsi dan semua wartawan se Jawa Timur dibawahnya, dan Erna juga mengancam akan melaporkan apabila hal ini di naikkan di berita.
Sementara menanggapi hal ini Moch Ansory selaku Ketua Umum LPK YAPERMA angkat bicara, dirinya menyayangkan statement dari Kepala SDN Kalimati 1 Tarik dalam menyikapi temuan informasi yang membangun ini, dari kalimat tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa banyak hal yang disembunyikan dibalik itu semua, semestinya sebagai kepala sekolah seandainya apa yang dilakukan itu sudah dirasa benar demi kemajuan sekolah yang dipimpinnya, mengapa tidak transparan saja untuk dipublikasikan, bukan malah melibatkan oknum wartawan lain seakan-akan menjadi beking dan melarang wartawan untuk mengunggah hasil komfirmasi. Bersambung. (obet)




