close

Sebanyak 40 Warga Harus Gigit Jari Dari Pembangunan SPAM di Desa Jabaran

MPP Sidoarjo | Guna memfasilitasi ketersediaan air bersih, Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Sidoarjo membangun sejumlah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di beberapa desa dalam memenuhi kebutuhan akan air layak konsumsi. Salah satunya di Desa Jabaran kecamatan Balongbendo.

Namun dalam praktek pelaksanaan dilapangan, hasil kerja dari CV Alaric Karya, dinilai warga tidak sesuai saat awal sosialisasi.Warga merasa di kecewakan dengan adanya pembangunan SPAM di desanya.

Saat sosialisasi di janjikan 100 sambungan rumah akan terpasang dari pembangunan ini, tapi nyatanya hanya 60 sambungan rumah yang terealisasi. Belum lagi paving banyak yang putus akibat bekas galian pipa, tapi tidak di ganti, ujar seorang warga yang mengaku tinggal di lingkungan RT. 08 desa Jabaran.

Endik, salah satu kepala dusun yang wilayahnya di lalui pembangunan SPAM tersebut membenarkan keluhan warganya. Dijelaskan, akibat hanya 60 SR yang terealisasi, otomatis pompa air selalu bunyi tek-tek terus. Kondisi ini disebabkan dorongan yang besar tidak di imbangi dengan air yang di manfaatkan warga meski jam sibuk.

Melihat hasil akhir bangunan SPAM yang ada di desa Jabaran yang di keluhkan warga, pemdes setempat harus memutar otak lagi untuk memenuhi kebutuhan warganya akan air bersih.

Pak Kades berinisiatif akan menambah SR di lingkungan RT. 08 serta membangun tandon air. Hal ini semata mata hanya untuk memenuhi kebutuhan air warganya, ujar Endik saat berada di lingkungan RT. 08.

Sementara itu, dari CV Alaric Karya belum bisa ditemui untuk konfirmasi. Melalui pesan whatsapp, H.Bisri mengatakan masih rapat di Malang.(pakdhe ton)

Tags : Sebanyak 40 Warga Harus Gigit Jari Dari Pembangunan SPAM di Desa JabaranSidoarjo

Leave a Response