MPP JOMBANG | Kurban laka Hanif Hidayatulloh (17) pengendara motor Mio GT vs truk nopol W 9511 NN (Berita terkait klik di sini) yang dilarikan ke RSUD Kristen Mojowarno Jombang Selasa (26/01/2021) tempo hari (Berita terkait klik di sini) histeris kesakitan mengalami patah tulang menunggu penanganan.
Informasinya kurban dinyatakan patah tulang oleh pihak Rumkit, selain itu pula dinyatakan paru-paru terinfeksi berdasarkan hasil foto rontgen sehingga diisolasi dan ditempatkan ruang perawatan penderita paru-paru.
Cak Nan keluarga kurban masih terlihat shock saat menemui media didepan rumah sakit (red) Sabtu (30/01/2021) apalagi pasien dirasa tak segera mendapat pelayanan dengan baik.
“Anak saya itu pak” kata cak Nan sebutan paman kurban tidak ada corona lha kok diisolasi dikumpulkan dengan pasien paru-paru wong tak rangkuli nggeh mboten nopo-nopo kulo nggeh mboten keno corona”, kata cak Nan dengan nada kecewa.
Mendapat pertanyaan media tentang bukti hasil rontgen yang bersangkatun bereaksi dan mengatakan “dapak diparengaken wong trsose malah ken nunggu swab maleh, selasa diswab hasil negative gak ditangani jare sikile patah, lha kok ken nunggu swab malih lha anak kulo nangis kelaran pak gak dinapak-napakaken”. Sambungnya.
Ditemui media Novi petugas resepsionis rumah sakit tidak berani menjelaskan tentang penanganan yang lamban tersebut dan mengarahkan agar kontak langsung dengan pak Agung bagian PPI setelah lama menunggu jawaban saat kontak sana sini.
“Mohon maaf pak saya tidak berhak menjelaskan silahkan bapak telephon langsung Pak Agung bagian PPI”, kata Novi. (syf).
