Menag Terima Rektor UIN Syahid Jakarta Dorong Jadi PTN BH, Pesan Jangan Ada Komersiliasi Kampus

MPP JAKARTA | Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas terima Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah (Syahid) Jakarta, pada Selasa (16/02/2021) di Kantor Kementerian Agama Jakarta.
Pertemuan dengan Menag tersebut, Rektor UIN yang disertai para Wakil Rektor tengah membicarakan progres reformasi UIN Syahid dari PTN BLU menjadi PTN BH.
Informasi tersebut datang dari M Arif Efendi melalui kemenag.go.id. Dalam pertemuan tersebut Menag Yaqut mengatakan setuju dan mendukung UIN Syahid menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) Berbadan Hukum yang pertama di Indonesia.
“Pada prinsipnya kita setuju. Mendorong UIN Syahid menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH)” kata Yaqut dalam pertemuan tersebut.
Lebih lanjut mengatakan, “Dalam hal ini, harus ada langkah-langkah melakukan mitigasi untuk antisipasi isu komersiliasi kampus”, katanya.
Selain mewanti-wanti agar UIN Syahid tidak menaikkan biaya kuliah Yaqut juga berpesan “Jangan sampai niat baik ini menjadikan kita semua tidak siap. Saya mensupport segala yang diperlukan dalam pengembangan UIN Syahid. Kita berkomitmen mendorong UIN Syahid menjadi PTN BH”, imbuh Menag.
Baca juga berita terkait disini.
Menanggapi pesan moral Menag Yaqut, Rektor UIN Amany Lubis, menyampaikan “terkait komersiliasi kampus, dalam setiap upaya pengembangan kampus, isu itu selalu digulirkan. Namun, UIN Syahid sudah menyiapkan segala upaya kemungkinan yang ada. Keislaman dan keindonesiaan selalu kita kedepankan. Memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi bangsa”, jelasnya.
Tampak hadir menyertai Menag, dalam pertemuan tersebut, Dirjen Pendis Muhammad Ali Ramdhani yang sejalan dengan Yaqut, juga siap memberikan dukungan kepada UIN Syahid untuk bertransformasi menjadi PTN BH. “Kami mendukung transformasi ini. Dan kami juga sudah membentuk taskforce untuk mengakselerasi proses ini”, jelas Ramdhani. (syf).




