close

Tangapan Pemberitaan Miring Di Desa Simpang, Ini Penjelasanya !

Sidoarjo, putrapena.com – Tak seperti yang telah di beritakan oleh media cetak maupun  online kemarin pada hari selasa Tgl. 30/08/2022, dengan pernyataan yang bersangkutan sama sekali dan berikut kejelasannya. Jum’at Tgl. 02/08/2022.

Atas tuduan sepihak tanpa adanya keterangan yang bersangkutan Sampe Staff desa Simpang Kec. Prambon Sidoarjo Jawa timur, menjelaskan.

“Saya tidak pernah memotong Bantuan Langsung Tunai (BLT), hanya saja ini semua semata-mata bentuk dukungan masyarakat kepada pemilihan Cakades kemarin, bukan saya ambil secara kasar/pemerasan bahkan anarkis. Saya tidak beranilah mas (kepada awak media) itu seperti bentuk pinjaman tak ada maksud apapun, dan sebelum ada pemberitaan terbit yang tak sesuai itu pun saya kaget berbeda dengan kenyataannya, semua sudah beres kok dan punya sangkutan apa pun kepada warga yang tadinya satu tujuan.” Jelasnya.

Dilansir oleh harian online Putrapena.com, pada sa’at di kantor Desa Simpang beserta 4 staff (perangkat desa) menjelaskan.

pada saat pembagian BLT-DD yang di kaitkan dengan tuduan tak benar

 

“Ah masak yah berani pihak Pemerintah Desa (PEMDes) potong Bantuan Langsung Tunai (BLT), pastinya ada pendataan yang setelah menerimah BLT tersebut, jangankan di potong, kurang saja Pastinya masyarakat juga mempertanyakan,” paparnya

Terlebih dengan melihat jarak Antara pilkades dan pembagian BLT 10 hari setelah pilkades, Dan bukan di panggil melainkan di undang secara resmi oleh PEMDes guna mencekal kesalapahaman.

Pihaknya PEMDes Simpang menjelaskan semua kronologi kejadian ini, bahwah memang betul ada pengajuan dari Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Namun sampai di sana pun tidak ada bukti yang mengatakan seperti pengaduan tersebut, karena insak allah kami bersih dari tuduan itu,” katanya.

“Sampe selaku pihak yang di tuduh pun menyesalkan dengan adanya pemberitaan yang muncul kemarin,” Dalam penyampaian pemberitaan tak ada satu pun wartawan yang mengkonfirmasikan kepada dirinya, perihal pemberitaan ini atau memintai kejelasan terkait permaslahan yang dulu itu. terkesan hanya suatu manipulasi kejadian yang tak sesuai dengan yang sebenarnya terjadi.”Tambahnya.

“Bahkan saya sempat mendengar dari masyarakat atau kerabat dekat saya, kalau memang ada salah satu oknum warga yang tak suka dengan saya, sebagai staff desa Agar saya di suruh mundur dari jabatan saya ini, dan segara mengantikan jabatan staff desa kepada saudara atau kerabatnya,”cetusnya sampe di kantor balaidesa Simpang. (St)

Leave a Response