close

Putra Pena

Bupati Malang Sanusi Memimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Grand Miami Hotel Kepanjen

MPP MALANG – Bupati Malang DRS.H.M. Sanusi MM. memimpin peletakan batu pertama ( Ground Breaking ) pembangunan Grand Miami Hotel di Kepanjen Kabupaten Malang ( Senin, 18 Nopember 2019 )

Ini merupakan pembangunan pertama sebuah hotel berbintang empat yang ada di Kabupaten Malang. Berlokasi di sebelah selatan pertigaan jalur lintas barat (Jalibar) berdampingan dengan Gedung Badan Pusat Statistik di desa Jatirejoyoso Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang semakin mempermudah untuk mengenalinya.

Foto: Bupati Malang Sanusi bersama Owner Grand Miami Hotel Hendra Gunawan

Dalam sambutannya Bupati Malang DRS.H.M. Sanusi MM. mengatakan, “Dengan dimulainya pembangunan hotel ini, diharapkan semakin mempermudah akses wisata yang ada di Kabupaten Malang.

Seperti kita ketahui bersama kabupaten Malang memiliki potensi wisata yang luar biasa termasuk wisata alam yang tersebar dimana-mana. Agar wisata wisata ini berkembang, saya beserta dinas terkait telah mengupayakan perbaikan dan peningkatan pembangunan infrastruktur jalan demi kenyamanan para wisatawan.

Bupati juga membuka lebar lebar perijinan bagi para investor lain untuk membuat berbagai fasilitas fasilitas yang mendukung wisata di Kabupaten Malang. Bahkan tanpa ragu Bupati Malang rela dan siap menjadi sponsor bagi para tamu yang berkunjung ke Kabupaten Malang agar menginap di Hotel Grand Miami.

Tentu pernyataan ini langsung disambut dengan Aplaus dari para tamu dan undangan yang hadir. Sanusi juga berharap kehadiran hotel ini mampu meningkatkan perekonomian daerah sekaligus mengembangkan icon kabupaten Malang yaitu Kepanjen agar lebih maju baik di sektor bisnis maupun pariwisata, “Imbuhnya.

Menurut Owner Grand Miami Hotel Hendra Gunawan, “Bangunan hotel ini memiliki lima lantai yang terdiri dari kamar – kamar, Ball Room, Metting Room dan sejumlah fasilitas hotel bintang empat lainnya.

Selain Bupati, dalam kegiatan ini hadir Kadis Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya, jajaran Forkopimda, jajaran Forkopimka, para tamu dan undangan sekaligus teman, sahabat maupun kolega dari Owner Hendra Gunawan. (Muji)

read more

PESTA KEMBANG API SAMBUT KEHADIRAN GUS MIFTAH DI PONPES PPAI AL IHSANIYYAH

MPP MALANG – Fantastis………! Hanya itu yang bisa diucapkan pada acara semarak maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad ke – 2 PONPES PPAI AL IHSANIYYAH Kelurahan Ardirejo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang (Rabu, 06 Nopember 2019).

Hampir tidak ada ruang yang tersisa di sepanjang jalan Adi Utomo Kelurahan Ardirejo tempat diselenggarakannya pengajian umum ini.

Pengajian umum ini merupakan “Gong” penutup dari berbagai kegiatan yang telah diselenggarakan oleh PONPES PPAI AL IHSANIYYAH dari tanggal 12 sampai 27 Oktober 2019 dengan berbagai kegiatan lomba sampai kegiatan keagamaan yang diikuti oleh para santri, masyarakat umum dan Ponpes sekitar

Ditengah – tengah meriahnya acara, PONPES PPAI AL IHSANIYYAH dibawah bimbingan KH. Mustofa Kamal tidak pernah lupa untuk selalu berbagi dengan sesama diantaranya santunan para janda, pembagian puluhan door prize sembako dan ratusan door prize umum untuk para jamaah maupun masyarakat yang hadir.

Benar – benar kegiatan yang seimbang artinya disatu sisi pesta dengan berbagai acara penuh suka cita, disisi lain berbagi dengan sesama yang membutuhkan.

Puncak dari Milad ke – 2 PONPES PPAI AL IHSANIYYAH diisi dengan pengajian umum dengan pembicara Kyai kondang Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih akrab dipanggil GUS MIFTAH dari Jogjakarta. Kyai yang lahir pada 5 Agustus 1981 ini merupakan keturunan ke – 9 Kyai Ageng Hasan Besari dan merupakan pendakwah kaum marjinal.

Gus Miftah dikenal publik secara luas lantaran dakwahnya yang nyeleneh dan terbilang langka. Gus Miftah berdakwah di tempat hiburan malam seperti klub kataoke, panti pijat dan salon plus plus hingga lokalisasi. Didukung dengan dandanan yang nyentrik dengan memakai blangkon warna hitam ala sunan, semakin mudah dikenali.

Seperti salam ceramahnya, Gus Miftah selalu mengingatkan agar selalu berbuat kebaikan, karena berbuat baik tidak harus menunggu kita menjadi baik. Ayo kita dukung keberadaan Pondok Pesantren, jangan bimbang dan ragu dengan keberadaan Pondok Pesantren. Dari Pondok Pesantrenlah kelak akan lahir generasi – generasi pemimpin yang berakhlaqul Karimah. Diselingi dengan joke – joke yang mengocok perut bahkan sedikit vulgar ( tapi tidak porno ) membuat sepuluh ribu jamaah yang hadir tidak beranjak dari tempat duduknya. (Muji)

read more
1 2 3 4 5 … 8
Page 3 of 8