close

Malang

11 Komoditas Utama Jadi Unggulan Sektor Pertanian Kabupaten Malang

MPP Malang | Sektor pertanian di Kabupaten Malang terus menunjukkan performa menjanjikan. Di tengah dinamika pertanian nasional, daerah ini justru menjadi salah satu pilar ketahanan dan swasembada pangan di Jawa Timur, dengan berbagai capaian produktivitas dan inovasi model pertanian berkelanjutan.

Salah satu terobosan terbaru yang diterapkan adalah model Kembange Tani Bersiul—singkatan dari Kolaborasi Pembangunan Ekosistem Pertanian berbasis Keunggulan Lokal. Gagasan ini diinisiasi oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Malang, sebagai upaya menyinergikan seluruh rantai produksi, mulai dari hulu hingga hilir.

Model ini adalah kawasan pertanian dengan pola kemitraan modern yang terintegrasi. Kami mulai terapkan sejak dua tahun terakhir pada komoditas kentang dan tembakau, hasilnya sangat memuaskan,” ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dinas TPHP) Kabupaten Malang, Avicenna Medisca Saniputra

Dalam ekosistem ini, petani tidak berdiri sendiri. Proses dimulai dari penyediaan benih unggul, pembinaan budidaya, hingga pasca panen dan pemasaran yang melibatkan berbagai stakeholder. Model ini berhasil meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dinas TPHP) mencatat 11 komoditas utama dengan hasil optimal sepanjang 2024. Di antaranya, tanaman pangan: Padi dan jagung; perkebunan: Tebu dan kopi; hortikultura semusim: Cabai rawit, cabai besar, cabai keriting, bawang merah; dan hortikultura tahunan: Pisang, alpukat, jeruk.

Produksi padi mencapai 403.037 ton gabah kering giling (GKG) dari luas tanam 62.890 hektare. Sentra produksi Kepanjen, Turen, Pakisaji, Donomulyo, Dampit. Jagung menghasilkan 284.015 ton pipil kering dari 51.660 hektare. Sentra jagung: Donomulyo, Tumpang, Bantur, Turen, Kalipare.

Lahan tebu seluas 47.016 hektare menghasilkan 4,2 juta kg tebu batangan, setara 337.010 ton gula kristal putih dengan rendemen 8%. Varietas tebu dominan: BL (Bisa bertahan hingga 10 tahun), dan Inovasi baru: Penanaman varietas Cening dari Banyuwangi yang mampu produksi hingga 180 ton/hektare. “Tebu Cening punya hablur tinggi dan rendemen hingga 10,96%, menjanjikan untuk diterapkan di Malang,” ujar Bupati Malang Sanusi, saat meninjau bibit.

Komoditas kopi memiliki 21.113 hektare lahan tanam dengan produktivitas dari 17.814 hektare menghasilkan 15.057 ton biji kopi. Sentra kopi: Tirtoyudo, Dampit, Wonosari, Ampelgading, Sumbermanjing Wetan. Di Desa Amadanom, Kecamatan Dampit, para petani kopi tetap bertahan meski sempat menghadapi masa suram saat pandemi. M. Nur, anggota Poktan Tani Harapan, menyebut harga kopi kini lebih stabil dan kompetitif.

“Harga bisa tembus Rp65 ribu per kilogram untuk kualitas grade satu. Kami tetap jaga kualitas, tapi yang menentukan tetap pasar,” jelasnya. Dengan lahan minimal 250 meter persegi per petani, kelompok ini menjaga komitmen produksi dan kualitas meski fluktuasi harga masih jadi tantangan.

Dari padi hingga kopi, dari inovasi lahan hingga manajemen pasar, Kabupaten Malang membuktikan diri sebagai laboratorium hidup pertanian terintegrasi. Model Kembange Tani Bersiul bukan hanya memperkuat ekosistem pertanian, tapi menjadi kunci masa depan ekonomi berbasis pangan di tingkat lokal dan provinsi.(W2)

read more

Tingkatkan kualitas fasilitas umum pemerintah kabupaten malang hotmix jalan raya lumbangsari bululawang

MPP Malang | Malang – Seiring dan gan selesainya pekerjaan peningkatan jalan dengan hotmix yang menghubungkan wilayah antar kecamatan dan desa yaitu diruas jalan ahmad yani dusun sidomukti desa lumbangsari kecamatan bululawang kabupaten malang sepanjang ± 300 meter serta lebar 5 meter pada hari Jum’at 11/04/2025 dengan bagus dan mulus. Pekerjaan peningkatan jalan dengan hotmix disambut antusiasme warga setempat dan mereka mengaku sangat senang sekali karena jalan yang ia damba dambakan akan akses yang lama sekarang sudah terealisasi dengan pekerjaan yang bagus.

Pasalnya jalan ini adalah jalan poros yaitu yang menghubungkan dari kecamatan bululawang dengan kecamatan kepanjen dan jalan ini adalah jalan yang sangat ramai sekali yang dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Sebelum jalan ini di hotmix dulu jalan ini banyak yang berlubang dan tingkat kerusakannya parah sekali sehingga sangat membahayakan bagi pengguna jalan yang melintasi jalan poros tersebut dan tepat pada hari Jum’at 11/04/2025 jalan raya ahmad yani yang berada di lumbangsari kecamatan bululawang ini sudah selesai di hotmix oleh dinas PU bina marga kabupaten malang dan sekarang jalannya menjadi bagus serta mulus.

Di tempat terpisah kepala desa lumbangsari kecamatan bululawang Ir. Hadi yanoko sangat mengapresiasi kinerja dari pemerintah kabupaten malang dimana telah merespon dengan cepat atas keluhan masyarakat akan akses jalan yang baik ini serta masyarakat sekitar juga sangat senang dan sekarang sudah merasa nyaman sekali. Dengan selesainya pembangunan hotmix ini nantinya bisa langsung menunjang perekonomian masyarakat sekitar. Kami selaku pemerintah desa lumbangsari juga bangga atas gebrakan yang dilakukan pemerintah kabupaten malang yang telah mempekerjakan aspal hotmix secara permanen ini. Dan sekali lagi kami atas nama pemerintah desa lumbangsari kecamatan bululawang sangat berterimakasih kepada pemerintah kabupaten malang serta mendukung progam progam kegiatan perbaikan jalan atau infrastruktur yang khususnya yaitu jalan kabupaten.

Kepala desa lumbangsari juga menambahkan dengan selesainya pembangunan jalan dengan hotmix ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sehingga dapat berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat yang khususnya di desa lumbangsari atau sekitarnya. Jalan ini adalah jalan poros yaitu penghubung jalan yang menuju ibu kota kepanjen yaitu dari arah kecamatan tumpang, wajak, tajinan yang mau ke arah ibu kota kepanjen pasti melintasi jalan raya lumbangsari tersebut.

Di tempat yang sama kepala dinas PU bina marga kabupaten malang khairul Isnaidi Kusuma ST. MT saat ditemui awak media mengakatan untuk 2025 pemerintah kabupaten malang fokus untuk pekerjaan peningkatan ruas jalan kabupaten. Lelaki yang akrab dipanggil O’ong” ini juga menambahkan PU bina marga sebagai upaya pemerintah kabupaten malang dalam meningkatkan kualitas jalan atau infrastruktur yang baik. Dan semoga nantinya dapat dirasakan langsung manfaatnya bagi para pengguna jalan atau masyarakat sekitar serta memompa perekonomian masyarakat umum. Terang kepala dinas PU bina marga Khairul Isnaidi Kusuma ST. MT saat ditemui awak media di kantornya.(W2)

read more
1 … 7 8 9 10 11 … 30
Page 9 of 30