close

Sidoarjo

Berbagi Takjil Seluruh Keluarga Besar ORMAS PEMUDA PANCASILA ( PP ) PAC Tulangan Sidoarjo

MPP Sidoarjo l Di hari yang fitri ini yakni bulan suci Ramadhan 1445 H/ 2024, Pemuda Pancasila(PP) PAC Kec. Tulangan Sidoarjo, ikut berpartisipasi berbagi-bagi Takjil kepada penguna jalan raya depan Posko Desa modong Kec. Tulangan Sidoarjo.  Dalam pembagian 1000 takjil tersebut telah melibatkan, KOTI (unit khusus yang memiliki peran strategis dalam menjalankan berbagai misi dan kegiatan organisasi), dan Juga di bantu oleh Pemuda Pancasila (PP) PAC Wonoayu. Sementara itu, pihaknya Ketua dari Pemuda Pancila (PP) PAC Tulangan H. Yusuf Prianto, mengatakan kepada awak media bahwa.

“Pembagian 1000 takjil gratis ini kami lakukan di setiap pada bulan suci Ramadhan, Alhamdulillah semua berjalan lancar dan kondusif, semua anggota yang terlibat saya ucapkan trimakasi banyak, dan tentunya juga bantuan dari ketua PP PAC Wonoayu Bpk. Supriono, tak lupa kita sebagai Keluarga besar ormas PP, dari masyarakat kembali untuk masyarakat, guna ikut memberikan kenyamanan maupun hak dari masyarakat itu sendiri.” Ungkapnya, pada Minggu Tgl. 31/03/2024 Pukul 16.50 Wib. Pasalnya, di setiap kegian ormas pemuda pancasila (PP) kerap di sebut sebagai Icon yang selalu bersama masyarakat yang ingin memberikan hak mereka, atau dalam sebuah sudut pandang mata sosial mereka, Kualitas yang selalu ingin menampilkanya dan menjadi nyata ( P Dhee ton )

read more

Kearifan Budaya Lokal Tampak Di Ritual Ruwah Desa Tulangan Sidoarjo

MPP Sidoarjo | Sidoarjo – Acara ini sering disebut oleh warga desa Tulangan Kecamatan Tulangan sekitar sebagai “Ruwah Desa”.

Dimana acara ini hanya dilaksanakan selama Bulan Ruwah ( Bulan Jawa) dengan melibatkan dan dihadiri oleh banyak lapisan masyarakat , khususnya warga Desa Tulangan, Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo.

Dari acara ini, diharapkan akan membawa dampak baik bagi kehidupan semua warga yang mendiami desa yang mempunyai situs Punden Kedung Keras ini.

Setelah Sholat Jum’at , Ritual Ruwatan Desa dengan pagelaran wayang kulit di mulai, yang di lanjutkan dengan kenduri tumpeng di situs Punden Kedung Keras.

Ruwah, desa kata Kades H , Sutrisno memiliki arti memelihara dan mensyukuri atas nikmat yang diberikan Tuhan yg maha esa kepada kita semua.

Sedangkan Desa berarti suatu wilayah yang di pimpin seorang kepala desa.

Jadi ” Ruwah Desa” sendiri merupakan sebuah adat tradisi yang dilakukan pada suatu wilayah atau desa,agar menjadi lebih baik lagi dengan menghormati Sang Babat Alas atau sing Mbangun Desa.

Agus,, warga desa Tulangan seusai kenduri mengatakan bahwasanya tujuan dari adanya do’a bersama , kenduri dan pertunjukan wayang kulit di bulan menjelang Ramadhan ini merupakan rasa syukur warga atas apa yang telah di dapat dan wujud hormat kepada leluhur desa yang lebih dulu bermukim di desa ini.

Senada dengan warganya , Kades Tulangan, H. Sutrisno mengatakan selain bersyukur, kita memohon kepada Alloh SWT Tuhan Yang Maha Esa untuk selalu di beri yang terbaik , terhindar dan terlepas dari pagebluk bagi seluruh warga desa Tulangan.

Sehingga tercipta lingkungan kehidupan yang aman , damai , tentram, guyub rukun dan berbudaya . ( P Dhee sulton ) .

read more
1 2 3 4 … 13
Page 2 of 13