close

lima1.go

Proyek Peninggian Lapangan “Ambrul Adul” Warga Berharap Bupati Sidoarjo Tinjau Langsung Lokasi

MPP SIDOARJO | Diduga proyek lapangan sepak bola di kelurahan Wonocolo Kecamatan taman Sidoarjo Jatim, di kerjakan secara “Semerawut”.

Pada saat awak media konfirmasi ke kelurahan Wonocolo tujuan untuk mempertanyakan proyek lapangan sepak bola tapi sangat di sayangkan lurah Wonocolo Miftichatul Jannah tidak ada di tempat Rabu 24/5/2023

Setelah itu awak media mencoba mehubungi lurah wonocolo melalui pesan singkat (whatsapp) pihaknya hanya menjawab “Pengurukan sekarang ini dari bantuan KAI. Hasil dari galian KAI”, katanya.

Salah satu warga sekitar ber inisial HL 35thn, membeberkan asal mulai pekerjaan di lapangan wonocolo.

“iya mas proyek ini di kerjakan sekitar tahun 2022 mas itu pun pada saat saya melihat pekerja menaruh U-dith banyak yang retak, namun sampai saat ini U-dith itu tidak ganti sampek saat ini,” ungkap warga

Untuk anggaran pekerjaan lapangan wonocolo seharusnya ada papan anggaran (pagu) di lokasi namun di sayang kan semua itu di abaikan oleh pemerintah kelurahan wonocolo kecamatan taman, sebagai tranparansi dana negara.

Sementara Chamid selaku LSM GERAH (Generasi Rakyat Hebat) menjelaskan bahwa ini sudah jelas melanggar undang-udang nomer. 14 tahun 2008 untuk keterbukaan publik agar masyarakat tahu berapa besar anggaran yang di gelontorkan untuk pekerjaan lapangan tersebut.” Paparnya

“paling yang saya harapkan adalah Bupati Sidoarjo agar segerah sidak pembangunan atau peninggian lapangan sepakbola yang ada di wilayah kami ini mas! Kepada “wartawan”, pemerintah kelurahan yang saat ini seperti tidak bisa di harapkan lagi untuk membangun masyarakat atau saraba olahraga atau yang lainya, kalau buhan turun apalagi, saluran buntu tertimbun urukan dan air meluber ke jalan paving.” Cetusnya. (Aris)

read more

Polres Batu Terjunkan 466 Polisi RW Perkuat Fungsi Bhabinkamtimas

MPP Malang | Ratusan Polisi RW di Kota Batu Jawa Timur selain memperkuat jajaran Polres, sekaligus untuk melayani masyarakat dengan prima serta memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Batu, Akbp Oskar Syamsuddi, S.I.K., M.T. melalui Wakapolres Batu Kompol Jeni Al Jauza usai meluncurkan 466 personel Polisi RW di Batu, Rabu (17/5/2023)lalu.

Kompol Jeni Al Jauza mengatakan personel yang ditugaskan ke tingkat RW di setiap wilayah di Kota Batu akan memperkuat Bhabinkamtibmas yang sudah ada di masing – masing desa atau kelurahan.

“Polisi RW ini nanti akan memback up Bhabinkamtibmas di masing-masing desa atau kelurahan yang ada, untuk mendeteksi dini persoalan yang ada di lingkungan masyarakat,” kata Kompol Jeni

Untuk perwakilan Forkopimda dan seluruh anggota yang terlibat Polisi RW, Wakapolres Batu itu menyebut personel Polres Batu diberikan amanah sebagai Polisi RW sebanyak 466 orang.

“Mereka akan disebar di seluruh desa dan kecamatan di wilayah kota Batu dan Kab Malang khususnya Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon yang merupakan wilayah hukum Polres Batu,” tambah Kompol Jeni.

Untuk itu, ia berharap adanya Polisi RW dapat meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat kepada Polisi .

“Polisi akan mengedepankan upaya preemtif dalam mewujudkan stabilitas keamanan dalam negeri. Semua anggota Polri dari semua fungsi melaksanakan tugas kamtibmas di tingkat RW tanggung jawab sebagai pembina,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaa tugasnya nanti lanjut Kompol Jeni, Polisi RW juga senantiasa mendengarkan keluhan masyarakat dan mencari solusi di setiap permasalahan yang terjadi di lapangan.

“Problem solving dan fungsi-fungsi pencegahan lebih dikedepankan dalam pembentukan Polisi RW,” ujar Kompol Jeni.

Ia juga menyebut, keberadaan Bhabinkamtibmas yang mempunyai ruang lingkup desa/kelurahan yang terlalu besar diharapkan akan terbantu dengan adanya Polisi RW.

“Diharapkan dengan adanya Polisi RW, setiap permasalahan di masyarakat dapat tertangani dengan cepat,” tandasnya.

Wakapolres Batu itu memaparkan Polisi RW dibentuk juga untuk mendeteksi dini kriminalitas di masyarakat khususnya kalangan remaja hingga masalah sosial di lingkungan RW.

“Melalui program ini, diharapkan keberadaan Polisi RW agar bisa berkolaborasi, duduk bersama dan peduli bersama terhadap berbagai fenomena masalah sosial yang dirasakan langsung masyarakat,” harapnya.

Ia menuturkan, Polisi RW bisa berkolaborasi dengan ketua RW, Kepala Desa, Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk membangun kerukunan sesama tetangga serta membantu menyelesaikan permasalahan sehari -hari yang ada di masyarakat.

Selain itu lanjut Kompol Jeni, Polisi RW juga memberikan kesempatan untuk saling memahami akan layanan yang dibutuhkan atau diperlukan.

“Polisi RW membuka peluang untuk bekerja dan bersama – sama komunitas berusaha untuk mengendalikan masalah, yang terdapat di dalam komunitas dan menerapkan prinsip Community Policing, restorative dan akuntabilitas,” tegasnya.

Mantan Penum Subid Penmas Bidhumas Polda Jatim ini juga meminta Polisi RW supaya memulai interaksi yang konsisten dengan masyarakat untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat kepada Polri/Trust Building.

“Mari kita wujudkan dan kita laksanakan bersama tugas Polisi RW guna terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Batu.,” pungkasnya. (w2)

read more
1 … 38 39 40 41 42 … 96
Page 40 of 96