close

lima1.go

Kiai Asep bekali mahasiswa IKHAC makna kebahagiaan dunia dicapai solat malam

Mojokerto putrapena.com |
Pimpinan sekaligus pengasuh Pondok pesantren Amanatul Ummah Mojokerto Prof. Dr.Asep Saefudin Chalim MA , secara Istiqomah nya melaksanakan pengajian ba’da subuh bersama mahasiswa se-Indonesia

Pengajian tersebut secara Semarak bersama kalangan mahasiswa se Indonesia hadiri dari berbagai daerahnya. Pengajian yang dikupas menggunakan kajian kitab Mukhtarul Al hadits Al Nabawiyah dilaksanakan di Masjid besar kampus Institut pesantren KH Abdul Chalim Sabtu,(11/6/2022) pagi.

Dalam penjelasan Hadist Nabi mengatakan, Allah membagikan Rizki sejak terbit nya matahari sebelum subuh dengan referensi secara nyata dimana seseorang bermunajat di waktu tersebut dikabulkan doa nya Oleh Allah SWT .

Dalam pengajian pagi ini, kiai Asep Saefudin Chalim sapaan akrab Kiai Asep itu banyak menjelaskan makna hadist Nabi makna peran memimpin ummat dan kebarokahan nya, yang dikutip dalam referensi kitab Mukhtarul Al hadits Al Nabawiyah wa al hukm Al Muhammadiyyah karangan Sayyid Ahmad al- Hasyimi.

Kiai Asep memaparkan bahwa,
Kesejahteraan kehidupan diukur dengan secara kesungguhan salahsatu bukti orang yang bertakwa akan mendapatkan kebahagiaan dengan melaksanakan sistem yang berlaku di IKHAC yakni sholat malam, dengan kesungguhan itu akan menjadi keberhasilan, tujuan peruntukan dari lulusan IKHAC Amanatul Ummah adalah
Untuk menjadi ulama besar yang bisa menerangi seluruh dunia
Untuk menjadi para pemimpin dunia yang Adil, menjadi konglomerat besar dan para profesional yang berkualitas, ujar Kiai Asep Saefudin Chalim di hadapan para mahasiswa Sabtu,11/06/2022

“Sesungguhnya Alloh itu sangat mencintai orang yang tinggi cita cita nya, dan Allah itu tidak senang kepada seseorang yang rendah urusan urusannya. tambah Kiai Asep Asep

Kiai Asep juga memaparkan makna kasih sayang Allah terhadap manusia yang ada di muka bumi “Rizky itu semua dari Allah SWT, Tercantum dalam Al-Qur’an segala perkara kasih sayang nya Alloh itu adanya perubahan air laut menjadi hujan , semua itu wajib kita tafakur diri semua kekuasaan semua adalah dari Allah itu semua Rizki,

Terakhir, Kiai Asep berpesan dalam memberikan percontohan itu harus di realisasikan dengan sholat malam dan di upayakan dengan kesungguhan Istiqomah nya semua akan dikabulkan oleh Allah dengan sungguh-sungguh melakukan warna warni kebaikan, salahsatunya dengan memberikan kepada semua orang , membaca Al-Qur’an dan membaca tawasul untuk menjaga dari musibah. pungkasnya ,( Red. )

read more

Dua Strategi Turunkan Stunting untuk Cetak Generasi Emas himbauan Bupati Mojokerto

Mojokerto – putrapena.com | Guna meningkatkan komitmen Pemkab Mojokerto dalam mencentak generasi emas menuju Indonesia Emas tahun 2045, Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya dalam menurunkan angka stunting di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Menurut hasil survei dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), menunjukan bahwa angka stunting di wilayah Kabupaten Mojokerto sebesar 27,4 persen, sehingga dalam kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan Rembug Stunting dengan strategi konvergensi dalam percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, hadir dan sekaligus membuka agenda Rembug Stunting yang dilaksanakan, di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Rabu (8/6) pagi.

Dalam sambutan dan arahannya, Bupati Ikfina mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar meningkatkan komitmennya dengan aksi nyata dalam mengatasi percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Ini butuh komitmen kita semuanya, karna ini nanti banyak melibatkan berbagai hal termasuk masalah air bersih, kemudian kondisi masalah rumahnya, dan masalah pendidikan ibunya. Dalam hal ini sangat berpengaruh terhadap bagaimana nanti kita mengupayakan penurunan stunting,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Ikfina juga menjelaskan fokus Pemkab Mojokerto sekarang adalah pada percepatan penurunan stunting, karena tahun 2024 mendatang Pemkab Mojokerto di targetkan angka stuntingnya turun sebesar 14 persen dari 27,4 persen di tahun 2021.

“Kita harus mencegah bagaimana para ibu hamil ini melahirkan bayi yang tidak stunting, bagaimana anak-anak stunting di bawah dua tahun bisa kita upayakan sehingga nanti dia keluar dari kondisi stunting, dan kemudian bagaimana anak-anak diatas dua tahun yang sudah stunting dalam kondisi sehat, sehingga nanti tidak memperparah kondisi stuntingnya,” ujarnya.

Masih dalam menurunkan angka stunting, Bupati Ikfina juga mengatakan, terdapat dua strategi yang dapat dilakukan dalam melakukan percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Jadi ada dua strategi, bagaimana yang sudah terlanjur lahir stunting ini kita upayakan perkembangan tumbuhnya sehingga nanti sebelum dua tahun kita masih punya kesempatan untuk memperbaiki kondisi kecerdasannya, bagi yang belum lahir atau belum masuk dalam kandungan ibunya, ini diupayakan bagaimana para ibu-ibu yang mau hamil ini siap untuk hamil dan pada ibu-ibu yang hamil ini semua kehamilannya dalam kondisi sehat, sehingga nanti ketika melahirkan tidak melahirkan bayi yang stunting,” pungkasnya. ( Red )

read more
1 … 66 67 68 69 70 … 96
Page 68 of 96