close

Putra Pena

Satu Lagi Penyelundup Sabu Asal Amerika Diringkus di Depan Kantor Fedex

MPP JAKARTA – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali berhasil menangkap pelaku kasus dugaan penyelundupan narkotika jenis sabu. setelah sebelumnya, polisi mengamankan tiga orang pelaku dan mengamankan 19 paket yang berisikan narkotika jenis sabu.

pihaknya melakukan pengembangan atas kasus tersebut. Kemudian berhasil mengamankan kembali barang bukti 1 dus berisi 4 buah paket yang diduga narkoba jenis sabu di sebuah kantor pengiriman kilat di bilangan Menteng Jakarta Pusat ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz

“Dari temuan itu, Kami amankan satu orang perempuan berinisial LX (22 th) WNA asal China,”ungkap Erick, Rabu (08/05/19).

Erick menambahkan, bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan untuk mengejar bandar narkoba yang memasok sabu tersebut.

“Saat ini empat pelaku kami amankan, dan kami akan terus dalami, siapa bandar yang memasok (narkoba ) tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Hengki Aritonang menyampaikan, atas pengungkapan kasus ini, pihaknya tidak mau lagi ada kecolongan dengan masuknya barang haram narkoba tersebut. Untuk itu, ketika adanya kiriman paket yang dicurigai, pihaknya langsung berkordinasi dengan aparat kepolisian.

“Kami mencurigai adanya kiriman paket yang mencurigakan, kemudian kita melakukan kordinasi dan kerjasama dengan pihak Kepolisian Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat

Penulis : Ria

read more

PUNGUTAN PERPISAHAN YANG DILAKUKAN SMAN 2 SUMENEP MENDAPAT KECAMAN KERAS OLEH KACAB DISDIK PROVINSI

MPP SUMENEP – Pungutan Liar (PUNGLI) yang berkedok perpisahan siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Sumenep yang telah membebankan Siswa/orang tua murid, telah mendapat Kecaman Keras Dari Drs.H. Sugiono Eksantoso Kacab Sumenep Disdik Provinsi Jawa Timur, Selasa 16/04/2019.

Menurut penjelasan Drs.H. Sugiono Eksantoso Kacab Sumenep Disdik Provinsi Jawa Timur Kepada beberapa awak media yang tergabung dalam Team 16, bahwa dalam aturan tidak diperbolehkan lembaga pendidikan melakukan pungutan Kegiatan apapun yang memberatkan, apalagi sampai menimbulkan Persoalan terutama untuk kaum duafa,

“Terkait Pungutan perpisahan saya tidak pernah memberikan restu atau perintah untuk lembaga pendidikan melakukan tarikan yang memberatkan Siswa/orang tua murid apa lagi sampai menimbulkan Persoalan, apabila ada pungutan itu dari kebijakan sekolah masing-masing mas” ucap Kacab Sumenep  Drs.H. Sugiono Eksantoso.

Masih dalam keterangan  Sugiono Eksantoso kepada Team 16 di dalam ruang kerjanya,

“Walau ada pungutan yang memberatkan kasih tau saya, Saya pingin tau data data murid yang tidak mampu biar saya akan membebaskan pembayaran apapun di sekolah seperti SPP, biaya gedung apa lagi biaya Perpisahan, saya yang akan memberikan surat rekomendasi ke sekolahnya.” Katanya.

Drs.H. Sugiono Eksantoso Kacab Sumenep Disdik Provinsi Jawa Timur, yang baru menjabat disumenep sangat menyesal Sikap dari lembaga pendidikan SMA N 2 SUMENEP yang melakukan Pungutan perpisahan, karena murid duafa yang tidak mampu jangan sampai putus sekolah gara gara tidak mampu membayar SPP, apa lagi cuma untuk kegiatan Perpisahan sekolah.

“Kalau emang sekolah menginginkan Kegiatan perpisahan boleh melakukan Rencana Kerja Sekolah (RKS) karena sekolah sudah ada pendapatan resmi dari dana BOS, dan Kalau emang anggaran sekolah tidak mencukupi, sekolah harus bisa mengurangin kegiatannya disekolahan biar tidak membebani Siswa atau orang tua murid. Dan Kegiatan tersebut harus disesuaikan dengan kemampuan sekolah jangan sampai memaksakan keadaan.” Tutupnya. Selasa 16/04/2019 di ruang kerjanya. (fandi).

read more
1 … 5 6 7 8
Page 7 of 8